Bersosialisasi itu menyenangkan, betapa tidak kita bisa bertemu dengan banyak orang dengan berbagai karakter.
Hari ini tepat satu tahun saya menempati rumah di Komplek Pesona Prima Karanggan, saya memang bukan seorang ibu rumah tangga karena memang sampai hari ini saya belum memutuskan untuk mencari pendamping hidup, tinggal bersama ibu tercinta, merawat dan memperhatikan setiap saat menjadi kebahagiaan tersendiri meskipun kadang beliau suka membuat kesal yang mestinya tidak perlu dibuat kesal.
Anyway, awal tinggal di komplek perumahan yang saya kategorikan sebagai komplek perumahanan kelas menengah kebawah menjadi hal baru buat saya karena sebelumnya saya lebih banyak tinggal di rumah kontrakan yang bisa saya sesuaikan lokasinya dengan selera dan kebutuhan saya.
Sebagai warga baru ibu saya meminta agar saya aktif di kegiatan RT dan kegiatan di komplek lainnya, meskipun agak canggung saya turuti saja kemauan ibu ya siapa tahu ada manfaatnya. Pertama ikut kegiatan arisan ibu-ibu saya agak risi, maklum semua yang ikut arisan rata-rata bawa anak kecil sementara saya meskipun dari sisi usia sudah bukan abg atau remaja lagi belum terbiasa berkumpul dengan komunitas yang semacam itu.
Kegiatannya biasa saja, ngumpul-ngumpul, kocok arisan, pengumuman dari bu RT atau dari pengurus lain habis itu bagi snack udah bubar. Tapi sebagai sebuah hal yang baru saya nikmati saja, karena tujuan saya ketika itu adalah ingin berkenalan dengan warga sekitar, seperti kata pepatah tak kenal maka tak sayang, atau bertetangga itu perlu apalagi kalau sodara kita jauh, pasti kalau ada apa-apa tetangga dulu yang bakal maju bantuin kita. Oye!
Lima kali keikutsertaan saya di komunitas ibu-ibu muda itu, saya sempat ditunjuk sebagai ketua kelompok kerja untuk blok saya dengan mendata kurang lebih 20 orang KK, meskipun saya sebenarnya kurang sreg dengan tugas itu tapi saya terima saja dan saya jalani tugas itu dengan have fun, apabila saya pulang dari kerja masih tampak matahari saya dengan sukarela mendata tetangga sekitar. Dengan tugas itu secara garis besar saya jadi tahu latar belakang masing-masing dari tetangga yang kebanyakan bekerja pada perusahaan-perusahaan yang ada seputar Gunung Putri - Bogor yang memang banyak sekali industri disana.
Setelah satu tahun tinggal disana saya menjadi tahu karakter masing-masing orang di lingkungan saya tinggal, konflik antar tetanggapun mulai terbaca, tapi saya tidak ingin menjadi bagian dari salah satunya, saya memilih menjadi diri sendiri tak mau ikut campur dalam urusan tetangga dengan segala macam konflik yang terjadi antar mereka.
Sampai pada pertemuan bulan Desember ini, saat pergantian pengurus RT yang diikuti dengan pergantian pengurus di bawahnya, Jedammmm!!!! tanpa saya prediksi sebelumnya dalam voting pemilihan pengurus bidang kewanitaan tiba-tiba nama saya mencuat dan mengumpulkan suara terbanyak.
Spontan saya menggelengkan kepala, karena saya benar-benar tidak siap dengan tugas itu, saya masih senang bermain-main sendiri, merasa masih belum mampu memanage banyak orang terlebih ini melibatkan orang sekampung....alamakkkk!!!
Tapi ibu-ibu mayoritas mengatakan - tidak apa-apa nanti di bantu kok, Tan - alhasil dengan kepala masih nyut-nyutan karena gak tahu mesti ngerjain apa ke depan dalam memikul tanggung jawab ini saya pulang ke rumah, ketika hal itu kuceritakan kepada ibu, ibuku terkekeh-kekeh....owalahhh....piye iki kok malah diketawain.
Ya sudah akhirnya seminggu ini saya mikir-mikir program kedepan....dan nanti malam akan ada serah terima jabatan berikut pembukuan dan administrasi lainnya di rumahku, arghhhhhhh gak gak gak kuat...gak gak gak tau.... show must go on aja deh. Karena ini sudah amanah saya mau serius, mudah-mudahan dengan program yang dimulai dari ide-ide sederhana dapat memberikan manfaat dan nilai tambah bagi ibu-ibu di lingkungan tempat tinggalku, bersosialisasi tanpa harus menjadi sosialita yang kebablasan.
We're rock!
(to be continue)
cherrs
-isti-
Kamis, 15 Desember 2011
Langganan:
Postingan (Atom)
